Memalukan, Anggaran Tidak Mencukupi, UKW di Asahan Batal


Keterangan Gambar : Kabid Media Cetak dan Elektronik Diskominfo Asahan Arbin Tanjung, S.E.

Kisaran, (LWI Pos);

Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang seyogianya sudah dijadwalkan 4 sampai 5 Maret 2019 di Kabupaten Asahan dibatalkan. Alasan pembatalan tersebut, disinyalir karena dana yang telah dianggarkan Pemkab Asahan sebelumnya tidak mencukupi.

Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran yang dikeluarkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Asahan tertanggal 1 Maret 2019 yang ditanda tangani Kadis Kominfo H. Rahmad Hidayat Siregar, S.Sos., M.Si. dan Indra Sikumbang, S.H. selaku Ketua PWI Asahan.

Dalam surat tersebut menjelaskan,  penundaan jadwal sampai waktu yang belum ditentukan, merujuk surat dari PWI Pusat Nomor 133/PWI-P/LXIII/2019 tentang Penunjukan Penguji UKW Sumatera Utara ke-25 mengharuskan penguji telah melakukan TOT modul uji baru. Menurut catatan Dewan Pers, untuk penguji dengan modul baru di Indonesia Tahun 2019 hanya 20 orang termasuk 1 orang dari Sumatera Utara.

Sebelumnya, Ketua PWI Sumatera Utara H. Hermansjah, S.E., di sela kunjungannya pada Malam Resepsi HPN2019 tingkat Kabupaten Asahan pada 25 Februari lalu mengatakan, akan menghadir 4 penguji dari Medan dan 1 penguji dari Jakarta serta 2 orang petugas Administrasi. 

Namun kenyataannya, berbalik arah dan menjadi keharusan untuk menghadirkan 4 orang penguji dan 1 orang Admin dari Dewan Pers Jakarta dan 1 orang penguji dari PWI Sumut dan 1 orang Admin dari Medan.

"Atas pertimbangan tersebut Pemkab Asahan menunda pelaksanaan UKW hingga adanya perubahan anggaran kegiatan UKW di P. APBD Tahun 2019," Kadis Kominfo Asahan melalui Kabid Media Cetak dan Elektronik Arbin Tanjung, S.E. kepada Wartawan, Kamis (1/3/2019) di kantornya.

Di dalam surat tersebut juga dilampirkan jumlah dan nama-nama peserta yang akan mengikuti UKW dan telah dinyatakan lulus adminitrasi sebanyak 40 orang dengan rincian 30 orang sebagai peserta utama dan 10 orang sebagai peserta cadangan.

Pembatalan pelaksanaan UKW di Asahan juga sempat menjadi polemik hangat kalangan komunitas Wartawan di beberapa tempat, di antaranya sempat bergumam "Memalukan," dan menilai Pemkab Asahan lalai dalam penganggaran. (W-04).

Comments