Kisaran, (LWI Pos);
Sedikitnya 5 Desa di Kabupaten Asahan terdampak banjir dan 1 jembatan rusak serta longsor akibat hujan dengan intensitas sedang dan tinggi di wilayah Kabupaten Asahan selama 3 hari berturut-turut.
Kelima desa itu adalah Desa Sei Silau Tua Kecamatan Setia Janji, Desa Bangun Sari Kecamatan Setia Janji Desa Piasa Ulu Kecamatan Tinggi Raja, Desa Terusan Tengah Kecamatan Tinggi Raja dan Desa Prapat Janji Kecamatan Buntu Pane.
Sedangkan jembatan atau Titi penghubung Desa Padang Sari Kecamatan Tinggi Raja rusak berat dan terjadi longsor di Desa Perkebunan Bandar Selamat Kecamatan Aek Songsongan.
Demikian disampaikan Kepala BPBD Asahan Safrudin Harahap melalui lapsitnya yang disiarkan Jumat (5/4/2019) di Kisaran.
Dalam lapsitnya menerangkan kronologis terjadinya bencana diakibatkan intensitas hujan sedang yang turun di seluruh wilayah Kabupaten Asahan dan hulu sejak tanggal 2 dan 3 April 2019 dan disusulnya hujan turun dengan intensitas tinggi dan lama pada tanggal 4 April 2019 pukul 20.50 WIB s/d tanggal 5 April 2019 pukul 02.20 WIB.
Hal itu menyebabkan, meluapnya debit air beberapa Sungai di Kabupaten Asahan (Sungai Silau Tua, Sungai Hianga, Sungai Bunut, Sungai Piasa, Sungai Silau), yang berdampak pada Desa Sei Silau Tua tanggal 4 April 2019 berdampak tergenang air sekitar pukul 23.30 WIB di Dusun 1 dan Dusun 2 dengan ketinggian air mencapai rata-rata 30-50 cm.
Desa Bangun Sari, Kampung Talung Joring, tanggal 5 April 2019 sekitar pukul 03.30 WIB di Dusun 7 dan Dusun 8 dengan ketinggian air mencapai rata-rata 50-100 cm dan mencapai rata-rata 10-30cm didalam rumah.
Desa Piasa Ulu tanggal 5 April 2019 sekitar pukul 08.00 WIB meliputi Dusun 1,2,7,8 dan Dusun 9 dengan ketinggian air mencapai rata-rata 50-70 cm dpt dan mencapai 10-20 cm di dalam rumah.
Desa Terusan Tengah, Dusun 10 Rawa Rejo, tanggal 5 April 2019 pukul 03.00 WIB di Dusun 10 dengan ketinggian air mencapai 80-150 cm dpt dan mencapai 30-40 cm didalam rumah.
Desa Padang Sari di Dusun 1 berdampak pada putusnya titi penghubung menuju Dusun 3 yang mengakibatkan terputusnya arus lalu lintas pengguna jembatan dari Dusun 1 menuju Dusun 3 dan sebaliknya, Desa Prapat Janji tanggal 5 April 2019 sekitar pukul 06.00 WIB di Dusun 2 dengan ketinggian air mencapai rata-rata 50-110 cm dpt dan mencapai 20-50 cm didalam rumah.
Menurut Safrudin, air diperkirakan akan terus berangsur surut menuju ke wilayah yang lebih rendah hingga esok hari tanggal 6 April 2019 jika hujan tidak turun.
Dia mengatakab, BPBD Kabupaten Asahan bersama dengan Satgas PB BPBD Kab.Asahan telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk menginventarisir yang terdampak serta kerusakan sarana infrastruktur dengan mengidentifikasi kemungkinan dampak lanjutan yang terjadi, serta mengimbau warga untuk siaga bencana.
Mendirikan Posko Siaga Bencana bersama perangkat Desa bekerjasama dengan perangkat Forkopincam dan pihak Puskesmas setempat. (W-04).

Comments
Post a Comment