Pol PP Asahan Razia Kasih Sayang
Kisaran, (LWI Pos);
Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Asahan bersama Polres Asahan, Kodim 0208/AS dan Subdenpom I/1-4 Kisaran melakukan razia Kasih Sayang terhadap Peserta Didik di wilayah Kota Kisaran, Kamis (25/7).
Sasaran tempat yang dirazia di antaranya Warnet, Game PS, Warung dan Pertamanan yang biasa digunakan para Peserta Didik untuk mangkal karena bolos saat jam sekolah.
Pantauan Wartawan, pada razia tersebut, petugas berhasil mengamankan para peserta didik sebanyak 14 orang yang terdiri dari beberapa sekolah SMA dan SMP.
Masih pantauan Wartawan, di saat razia berjalan terjadi aksi pengejaran terhadap para peserta didik, karena ketakutan, bahkan ada juga yang menabrak becak motor, begitupun sempat melarikan diri.
Hal itu diakui Ka Sat Pol PP M. Manulang melalui Kabid Trantib Siti Rosmita Hasibuan yang menjelaskan, bahwa aksi tersebut sempat mengejutkan para peserta didik yang tengah santai.
Rosmita mengatakan, razia Kasih Sayang itu merupakan razia rutin yang dilakukan Sat Pol PP dengan tujuan untuk membuat anak-anak sekolah jera dan tidak tidak bolos dari sekolah serta terhindarkan dari kegiatan negatif lainnya.
Selain itu, razia itu juga merupakan program Pemkab Asahan dalam rangka mendukung visi dan misi mewujudkan Asahan yang Cerdas.
Mak Nyos (panggilan Rosmita keseharian) itu membeberkan bahwa terdapat 14 siswa yang terjaring dalam razia kasih sayang ini. Dan langsung dibawa ke kantor Sat Pol PP untuk dibina dan membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Selanjutnya, mereka dipulangkan setelah dijemput orang tua atau walinya.
"Menurut catatan ada 14 siswa yang terjaring dalam razia ini, diataranya 13 siswa dari pelajar SMA atau sederajat yang terdiri dari 2 sekolah dan 1 pelajar SMP," bebernya.
"Biar orang tua dan kepala sekolah siswa ini tau bahwa anak-anak mereka ini sedang bolos sekolah, karena mereka bukan hanya tindakan yang mereka lakukan bukan hanya menjadi tugas Satpol PP, tapi ini juga adalah tugas mereka juga," tuturnya.
Mak Eros mengimbau kepada orang tua siswa dan pihak sekolah agar lebih mengontrol lagi para anak dan peserta didiknya supaya mereka berangkat dari rumah ke sekolah benar-benar masuk sekolah dan tidak bolos. (W-04).

Comments
Post a Comment