Kisaran, (LWI Pos);
Menjalankan program Penggunaan Obat Rasional (POR), Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar sosialisasi ke komunitas pengendara becak motor (betor), Rabu (4/9/2019) di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Jalan Tusam Kisaran.
Kegiatan dengan nama "Gerakan Masyarakat Menggunakan Obat" (Gema Cermat) sudah dicanangkan sejak tahun 2015 itu, bertujuan untuk upaya pembangunan kesehatan agar mendapatkan pelayanan kesehatan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu guna mencapai standar keselamatan pasien (Patien safety).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Aris Yudhariansyah menyampaikan, penggunaan obat terhadap pasien harus dengan secara teratur (kontinew) dan sesuai dengan kebutuhan klinisnya serta dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan.
“Penggunaan obat dikatakan rasional, apabila pasien menerima obat yang sesuai dengan kebutuhan klinisnya dan dalam dosis yang sesuai dengan kebutuhan,”ujar Aris.
Selanjutnya, Aris juga menilai kurangnya informasi penggunaan obat yang diberikan oleh tenaga kesehatan, memicu penggunaan obat secara tidak tepat oleh masyarakat, baik itu kurangnya kepatuhan terhadap pengunaan obat yang diresepkan, ataupun banyaknya masyarakat yang menggunakan obat tanpa resep/pengobatan sendiri (swamedikasi), yaitu upaya pengobatan sendiri yang dilakukan oleh masyarakat sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.
“Riset Kesehatan tahun 2013 menunjukkan sebanyak 35,2% masyarakat menyimpan obat di rumah tangga, dimana 27,8% dari obat tersebut adalah antibiotikyang diperoleh tanpa resep. Selain karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pengobatan, swamedikasi juga terjadi akibat tingginya promosi obat oleh perusahaan melalui berbagi media,” tambah Aris.
Sebelumnya, Gema Cermat telah di sosialisaskan sejak tahun 2017 pada kabupaten/kota terpilih, dan melibatkan institusi pendidikan serta komunitas masyarakat.
“Namun hal tersebut belum memenuhi cakupan masyarakat sehingga sosialisasi lanjutan perlu dilaksanakan dan melibatkan pihak-pihak terkait,” tutupnya. (W-04).

Comments
Post a Comment