Sekda dan Kapolres Asahan Pimpin Pemadaman Karhutla di Sei Kepayang



Kisaran, (LWI Pos);

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. dan Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. memimpin langsung pelaksanaan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Perbangunan Lk. XX Kecamatan Sei Kepayang, Selasa (25/9/2019).

Mereka juga dibantu, Tim penanggulangan bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan, petugas dari Polres Asahan, Kodim 0208/As, Lantamal Tanjungbalai, Batalyon 126/KC, Satpol PP Kabupaten Asahan, Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, UPT Dishut Provsu  di Kisaran,  Forkopincam Kecamatan Sei Kepayang dan warga masyarakat.

Sebelumnya, para petugas mengikuti apel gelar pasukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di halaman Polres Asahan.

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitapulu, S.I.K., M.H. selaku inspektur upacara pada apel pagi itu, menyampaikan, bahwa kita harus dapat menuntaskan kebakaran hutan dan masalah kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Asahan.

"Kita mulai hari ini, harus dapat menuntaskan kebakaran yang melanda sekitar 30 hektar  hutan Sei Kepayang Kabupaten Asahan," tegas Kapolres di hadapan petugas gabungan itu.

Selanjutnya, kata Faisal, agar seluruh personil yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan dapat menggunakan perlengkapan yang memadai, baik dan tidak lupa menggunakan masker.

Sementara, Sekda Asahan Taufik ZA 
mengatakan, bahwa untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Desa Perbangunan Sei Kepayang, pihaknya telah mengambil beberapa langkah-langkah strategis di antaranya, mengerahkan seluruh personil dari BPBD, Sat Pol. PP dan unsur OPD untuk turun langsung mengatasi kebakaran tersebut.

Selain itu, kata Taufik, pihaknya juga telah membagikan sebanyak 5000 masker untuk mengurangi dampak kesehatan akibat kabut asap. Mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menganjurkan warga untuk banyak minum air putih serta kosumsi buah-buah.

Menurutnya, kebiasaan membakar lahan atau hutan untuk kepentingan pertanian juga menjadi salah satu penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Dia mengimbau untuk tidak melakukan hal tersebut.

Taufik juga menyampaikan, bahwa sejak terjadinya kebakaran hutan dan lahan sepekan yang lalu, pemerintah juga telah berusaha menangani dengan membangun dan  membuat beberapa  kanal-kanal, sumur bor dan mengerahkan  satuan pemadam kebakaran. (W-04).

Comments