Kisaran, (LWI Pos);
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, Rabu (13/11/2019) di Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran.
Bupati Asahan diwakili Asisten II Drs. Jhon Hardi Nasution, M.Si. mengatakan, bahwa peringatan Maulid Muhammad SAW yang diperingati setiap tahunnya oleh umat muslim merupakan bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul Allah pembawa penerangan dari kegelapan.
Jhon Hardi mengatakan, tujuan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW hakikatnya adalah bagaimana kita dapat mencontoh teladan dan petunjuk yang telah beliau wariskan kepada para sahabat kemudian generasi selanjutnya yang berangsur turun temurun sampai kepada kita ummat saat ini.
Disamping itu, terkait dengan konsep Pembangunan Kabupaten Asahan yang berfokus pada Desa.
"Saya mengimbau Kepada masyarakat agar sejak dini dan mulai sekarang merubah pola pikir untuk produktif. Masyarakat Desa harus mampu hidup mandiri dengan potensi yang dimiliki, kita perlu membangung produk lokal yang ada di desa masing masing,” ujarnya.
Masyarakat agar senantiasa memelihara, menjaga dan meningkatkan kerukunan dan semangat saling menghargai, mari kita terus memperkokoh kebersamaan dan menjaga kodusifitas Kabupaten Kita ini, sebagai muslim dan masyarakat yang baik mari kita menunjukkan jati diri sebagai ummat yang selalu bersikap dan berperilaku sesuai ajaran Islam ungkap beliau.
Mengakhiri sambutannya Asisten II Ekbang mengajak seluruh Jamaah untuk sama sama mendengarkan Tausiah yang akan disampaikan oleh Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Samin Pane, MA mudah mudahan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW saat ini dapat memberikan penguatan atas Kecintaan kita kepada Rasulullah serta meneladani beliau dalam kehiduoan sehari hari.
Sementara itu Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Samin Pane, MA dalam tausiahnya menyampaikan perlunya menjauhkan diri dari sifat sombong dan ria.
Beliau menyampaikan alasan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bermuara pada kesimpulan bahwa beliau adalah manusia ter-Agung, karena dia adalah Nabi dan Rasul yang telah diberi wahyu, Nabi Muhammad adalah pembawa risalah sekaligus penebar rahmat bagi seluruh alam karena itu lah kelahirannya layak diperingati.
Dengan demikian makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan setiap tahun oleh Kaum Muslimin sebagai bentuk pengagungan dan penghormatan kepada beliau karena beliau diberi wahyu oleh Allah SWT, yang tidak diberikan kepada kebanyakan manusia lainnya.
Kegiatan yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada 15 kaum duafa dan 10 Anak Yatim dihadir dalam acara itu, unsur Forkopimda, Ketua MUI, Ketua IMTAQ, OPD, Para Camat, ASN dan kaum muslimin dan muslimat. (W-04).

Comments
Post a Comment