Dua Nelayan Asal Asahan Dihantam Ombak, Satu Orang Hilang

Dua Nelayan Asal Asahan Dihantam Ombak, Satu Orang Hilang

Kisaran, (LWI Pos); 

Dua orang nelayan masing-masing Wagino (37) dan Rizal (32) warga Dusun XI Desa Silau Baru Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan dikabarkan hilang tenggelam setelah perahu nelayan yang ditumpanginya dihantam gelombang besar di tengah laut. 

Beruntung, Wagino berhasil selamat setelah mendapat pertolongan nelayan lain yang kebetulan mencari ikan. Sementara Rizal, sampai berita ini diturunkan belum berhasil ditemukan diduga digulung gelombang dan tenggelam setelah perahunya dihantam ombak. 

Demikian disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan Asrul Wahid melalui Kabid Kadarlog Khaidir Sinaga dalam siaran persnya, Kamis (20/8/2020) di Kisaran. 

Khaidir mengatakan, kronologis kejadian, Kamis 19 Agustus 2020 sekira pukul 16.00 WIB kedua nelayan Wagino dan Rizal seperti biasa pergi berangkat ke laut dengan kapal motor ukuran kecil untuk mencari tangkapan ikan. 

Berdasarkan keterangan saksi korban yang selamat Wagino mengatakan, sesampainya di tengah laut, sekira pukul 21.00 WIB angin disertai gelombang besar tiba-tiba menghantam kapal motor yang mereka tumpangi. Keduanya terlempar ke laut setelah perahunya terbalik. 

Wagino berhasil diselamatkan nelayan lain dan saat ini masih mendapat perawatan, karena menderita luka memar hampir di seluruh tubuhnya.  Sementara Rizal hilang tenggelam digulung gelombang dan masih dilakukan pencarian. 

"Satu orang nelayan atas nama Wagino berhasil diselamatkan. Sementara Rizal sampai saat ini belum ditemukan dan masih terus dilakukan pencarian kepada korban," jelasnya. 

Pada hari ketiga, Tim Basarnas dibantu Kepala Desa Pematang Baru dan masyarakat lainnya turut mencari korban Rizal.

Menurut keterangan Kepala Desa Silau Baru Ahmad Sofyan, pencarian korban hanyut atas nama Rizal sampai Jumat 21 Agustus 2020 pukul 17.00 WIB belum menemukan hasil. 

"Karena hari mulai gelap dan cuaca yang kurang bersahabat, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan pada Sabtu 22 Agustus bersama tim dan masyarakat Desa Silau Baru," ujar Kades Sofyan. (W-05).

Comments